Sejarah

Sektor Perhubungan merupakan bagian integral dari kebijakan Pembangunan Nasional, yang pada dasarnya mempunyai tujuan untuk mewujudkan masyarakat sejahtera yang berkeadilan. Oleh karena itu, kebijakan dan program pembangunan yang ada di daerah harus terintegrasi dengan kebijakan pembangunan Nasional, sehingga mampu menjamin kesesuaian pelaksanaan pembangunan, baik antar daerah/wilayah maupun antar sektor, memiliki peranan strategis dalam membangun perekenomian daerah dan nasional.

Pembangunan sektor Perhubungan diarahkan pada upaya untuk mengembangkan infrastruktur dan pelayanan untuk melancarkan mobilisasi barang, penumpang dan logistik, serta melancarkan akses ke daerah terisolir, terpencil, daerah kepulauan dan daerah rawan bencana agar dapat meningkatkan akses pelayanan kepada masyarakat dalam menunjang percepatan pembangunan daerah untuk kesejahteraan masyarakat.

Upaya menggali potensi sumber daya yang ada di berbagai daerah, pengembangan sentra-sentra produksi dan pemenuhan terhadap kebutuhan pasar tentunya harus didukung oleh infrastruktur dan sistem transportasi yang memadai dan efisien, sehingga kegiatan ekonomi wilayah menjadi lebih kompetitif.

Oleh karena itu konsep perencanaan pembangunan infrastruktur sektor perhubungan harus terintegrasi dengan konsep pembangunan sektor-sektor lainnya, misalnya sektor pertanian,  pertambangan, industri dan perdagangan, sehingga akan mampu membangun sinergi bagi upaya memacu laju pembangunan daerah.