Polemik Angkutan Umum Berbasis Aplikasi Online

#dishubupdate (21/11/2017). Polemik keberadaan angkutan umum berbasis aplikasi muncul dengan kehadiran taksi online ditengah masyarakat Bengkulu. Untuk menjawab polemik yang terjadi pemerintah dan para pemangku kepentingan serta operator angkutan umum, dan penyedia aplikasi online duduk bersama untuk mencari win-win solution. Setiap pihak yang berkepentingan di dalam bisnis ini jangan sampai merasa dirugikan namun juga jangan mengabaikan keamanan dan kenyamanan masyarakat sebagai pengguna transportasi umum.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu Ir. B. Budi Djatmiko, MM hadir  bersama Ketua Organda Bengkulu pada program dialog live TVRI Bengkulu yang mengangkat tema mengenai Polemik Taxi Online menyatakan bahwa di era teknologi yang semakin maju, keberadaan angkutan umum berbasis aplikasi online tak bisa dihindari. Namun, upaya untuk mengakomodasinya tetap harus mengacu kepada aturan.

Selama ini telah banyak terjadi salah kaprah dalam pembangunan sistem transportasi umum. Banyak aturan perundang-undangan terkait LLAJ yang dilanggar secara terus menerus dan berlangsung lama, sehingga pelanggaran itu telah menjadi suatu kebenaran termasuk angkutan yang beroperasi secara umum tidak dalam trayek dengan menggunakan plat kendaraan bermotor berwarna hitam.

Kementerian Perhubungan sangat mendukung keberadaan angkutan umum berbasis aplikasi online ini. Selain dari itu kebutuhan masyarakat akan adanya transportasi yang nyaman dan aman juga sangat diperlukan. Hal utama yang menjadi perhatian adalah dengan membenahi sistem dan aturan transportasi umum dari sisi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang. Dengan cara menegakkan aturan terkait keberadaan angkutan umum, baik yang konvensional maupun berbasis aplikasi.

Plt. Gubernur Bengkulu dalam hal ini akan menetapkan suatu keputusan mengenai jumlah kuota kendaraan yang akan disesuaikan dengan jumlah angkutan umum dalam kota yang telah ada dan jumlah penumpang yang membutuhkan transportasi umum dalam kota. Sehubungan dengan telah ditetapkannya Permen 108 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Jalan Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek akan dilakukan perhitungan kebutuhan kendaraan (kuota) angkutan sewa khusus dan menggunakan aturan tarif batas atas dan batas bawah yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan. (Lia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *