Author Archives: Erliana Hastuti

Dishub Provinsi Lakukan Rampcheck dan Peninjauan Posko Jelang Nataru 2018 / 2019

Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018/2019, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu yang didampingi oleh Kepala Bidang LLAJ yang bekerja sama dengan Jasa Raharja dan Polda Bengkulu melakukan peninjauan serta berbagai sidak di berbagai lokasi. Hal ini bertujuan untuk mengetahui langsung kesiapan sarana dan prasarana Angkutan Nataru 2018/2019.

Ramp check atau pemeriksaan kendaraan angkutan nataru tersebut dilakukan pada jum’at 21 desember 2018. Ramp Check ini merupakan kegiatan rutin tahunan Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu untuk mengetahui kesiapan dan persiapan armada angkutan Natal dan Tahun Baru. Kegiatan ini difokuskan pada pemeriksaan dokumen administrasi meliputi buku KIR, SIM, STNK, Surat Tanda Uji Kelayakan (STUK), perlengkapan P3K, hingga alat pemadam api ringan tersebut sebagai langkah meminimalisir resiko kecelakaan transportasi darat dan kartu pengawas. Adapun unsur teknis mencakup sistem penerangan, pengereman, kelaikan ban depan dan belakang kendaraan, sabuk keselamatan pengemudi, kaca depan dan penghapus kaca depan (wiper), juga kaca spion dan klakson.

Yang menjadi tujuan pertama pemerikasaan ke PO.  PUTRA RAFFLESIA di Jalan P. Natadirja Km 6,5, PT. Putra Simalungun di Jalan Merapi Nomor 188 Kebun Tebeng, dan diakhiri dengan PO. SAN Bengkulu di Jalan M. T Haryono untuk pemeriksaan armada angkutan darat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terdapat tabung portable yang kosong dan langsung segera di gantikan oleh pihak PT Putra Simalungun. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengecekkan kapal di Pelabuhan Pulau Baai dan diakhiri dengan pengecekkan posko di Bandar Udara Fatmawati Soekarno Bengkulu.

“Kegiatan Ramp check ini dilakukan untuk menjamin ketertiban administrasi, kesiapan pengemudi dan kalaikan jalan kendaraan sehingga tercapai keselamatan dan pelayanan angkutan” tutup kadishub Ir. B. Budi Djatmiko, MM pada saat lakukan peninjauan. (Reka/Lia)

Peningkatan Jalan Tanjung Agung, Palik – Lubuk Durian, Dishub Provinsi Tertibkan Armada Kelebihan Tonase

Jalan merupakan suatu prasarana perhubungan mempunyai peranan yang sangat penting terutama terkait perwujudan perkembangan antar daerah yang seimbang dan pemerataan hasil-hasil pembangunan serta pemantapan pertahanan dan keamanan dalam merealisasikan sasaran pembangunan di tingkat daerah maupun tingkat nasional. Untuk itu pemerintah daerah berupaya untuk menciptakan jaringan pelayanan jalan sebagai upaya mencipatakan kelancaran, keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi masyarakat dalam berlalulintas khususnya di jalan umum.

Guna menciptakan mutu jaringan pelayanan jalan sebagai upaya pemerintah daerah dalam menciptakan kelancaran, keamanan, keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna lalu lintas di jalan umum. Dinas perhubungan provinsi Bengkulu melalui Bidang LLAJ melakukan penertiban armada yang melebihi tonase pada pekerjaan peningkatan jalan Tanjung Agung Palik – Lubuk Durian (11/12/18).

Agar jalan dapat tetap berfungsi sebagaimana mestinya, dan terlebih lagi dalam rangka keselamatan orang dan barang di jalan, maka perlu adanya pengaturan dan pengendalian penggunaan khususnya terhadap kendaraan bertonase berat.

Dampak nyata yang ditimbulkan oleh muatan berlebih (overloading) atau kendaraan truk bertonase berat adalah kerusakan jalan sebelum periode maupun umur teknis rencana tercapai, dimana jalan merupakan sarana untuk publik. Jika kerusakan jalan dapat memperpendek umur jalan, maka dibutuhkan dana yang cukup besar untuk memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Selain itu pemerintah juga membutuhkan anggaran untuk membangun jalan di daerah-daerah yang terisolir. (Reka/Lia)

Peninjauan Terminal dan Lokasi Rencana Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Kabupaten Bengkulu Selatan

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu Ir. B. Budi Djatmiko, MM bersama dengan Kepala UPTD Terminal dan Kepala Terminal melakukan peninjauan terhadap kondisi fisik bangunan Terminal Tipe B Gunung Ayu Kelurahan Gunung Ayu – Manna Bengkulu Selatan dan memprogramkan pada Tahun Anggaran 2019 akan dilaksanakan rehabilitasi (04/12/2018). Memantau dari kondisi keseluruhan gedung terminal dan fungsinya tersebut diperkirakan akan dilakukan pekerjaan 90% rehabilitasi, diantaranya:

  1. Kantor terminal
  2. Tempat loket bus
  3. Atap terminal
  4. Lantai terminal
  5. Instalasi jaringan listrik
  6. PDAM
  7. Perbaikan toilet umum

Diharapkan dengan terlaksananya rehabilitasi gedung terminal ini dapat memenuhi keinginan masyarakat memiliki terminal dengan pelayanan yang lebih baik kedepannya. Dan akan dipantau terus untuk dilakukan pemeliharaan dan pembersihan seluruh halaman terminal.

“Kita programkan agar seluruh Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Angkutan Pedesaan (ANGDES) pada tahun 2019 nanti bisa masuk terminal.” ujar Kepala Dinas seraya berkeliling mengecek langsung kondisi terminal.

Dilanjutkan dengan peninjauan keesokan harinya ke lokasi rencana pembangunan pelabuhan penyeberangan di Kabupaten Bengkulu Selatan (05/12/2018), bertujuan agar dapat melihat langsung serta menilai kondisi lokasi terpilih sehingga bisa melakukan proses study kelayakan lebih lanjut. Pemeriksaan lokasi hasil penilaian yang dilakukan konsultan terhadap calon lokasi Pelabuhan Penyeberangan yang terpilih sebagai lokasi pelabuhan penyeberangan adalah lokasi di Desa Pasar Pino Raya Kecamatan Pino Raya, saat ini sudah masuk dalam draft revisi RTRW Provinsi Bengkulu sebagai kawasan pelabuhan penyeberangan.

Merupakan lahan terbuka, pemilihan lokasi berdasarkan hasil penilaian dikarenakan belum adanya perkotaan di kawasan calon pelabuhan, sehingga dalam pembangunan maupun pengembangan kawasan relatif lebih leluasa. Lokasi dengan luas daratan yang cukup luas ini memiliki topografi relatif datar (30-40%) mencapai kurang lebih 98% luas kawasan, sehingga dapat dipadukan dengan rencana kegiatan sejenis (pelabuhan perikanan) di sekitar kawasan pelabuhan penyeberangan nantinya. (Lia / Reka)

 

Pengawasan Dan Pemeriksaan Kendaraan Angkutan Barang Pada Ruas Jalan Kabupaten Mukomuko

Ruas Jalan Kabupaten Mukomuko tepatnya di Jalan Lintas Kabupaten Mukomuko Desa Lubuk Pinang pada perbatasan Sumatera Barat, dilaksanakan razia angkutan barang. Berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang bersama Polda Bengkulu dan Polres Mukomuko, Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu menggelar pengawasan dan pemeriksaan kendaraan angkutan barang di Jalan Lintas Kabupaten Mukomuko Desa Lubuk Pinang pada perbatasan Sumatera Barat.

Tujuan utama pelaksanaan razia angkutan barang di ruas jalan Kabupaten Mukomuko tersebut guna meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan transportasi agar pengguna jalan khususnya angkutan barang lebih menyadari akan pentingnya keselamatan dalam berkendara. Hal ini tentunya terkait dengan perizinan setiap angkutan barang seperti melengkapi Buku Keterangan Izin Registrasi (KIR) kendaraan agar tidak ditemukan kembali angkutan barang yang melebihi muatan (over tonage). Sehingga mewajibkan sopir atau pemilik kendaraan untuk segera mengurus atau menghidupkan kembali semua perizinan kendaraan yang sudah habis masa berlakunya.

Dijelaskan Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Provinsi Bengkulu, Drs. Ir. H. Hasoloan Sormin akan pentingnya uji KIR kendaraan secara berkala.
“Dengan rutin melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan kendaraan angkutan barang oleh satuan tugas Dinas Perhubungan setiap tahunnya ini diharapkan angkutan umum dan angkutan barang disiplin dalam berkendara.” demikian ujarnya.

Diberlakukannya sanksi terhadap pengguna angkutan barang akan dapat memberikan efek jera dan lebih memperhatikan kepentingan pengguna jalan lainnya. Pada giat yang didampingi oleh kepolisian tersebut telah terjaring 65 unit mobil, diantaranya 15 unit angkutan barang ditilang dengan kelebihan tonase dan buku kir telah habis masa berlakunya, 2 unit motor tidak ada surat menyurat kegiatan ini berlangsung pada 27 November 2018 lalu. (Reka/Lia/Yet).